Licht aus!

Sebagai informasi bahwa negara ini dalam kebutuhan sehari-hari di rumah tangga saja membutuhkan penggunaan daya atau tenaga listrik dalam jumlah energi yang besar..mungkin saja minimal 15.000 watt perumah tangga!!! Total saja jika penyedot debu membutuhkan energi 2500 watt, mesin pemanggang roti 5000 watt, hair dryer 3500 watt, mesin pembuat kopi 5000 watt, mesin pemasak air 2500 watt, belum pemanas ruangan elektrik dan sebagainya..itu baru 1 rumah tangga bagaimana jika 10 atau 100 dan seterusnya!
Bisa dibandingkan dengan kampung halaman kita?...Nilai segitu pasti cukup memenuhi kebutuhan minimal listrik untuk 50 rumah tangga. Belum lagi ditambah pemadaman bergilir setiap hari dari PLN :p atau konon ada kerusakan entah apalagi dari pusat pembangkitnya :) Dahulu tak pernah terpikirkan apakah menyalakan lampu itu merupakan langkah awal menuju pemborosan energi? atau mematikan lampu hanya sekedar hemat biaya rumah tangga :p Semua semata-mata karena tak pedulian kita.
Hmm..Namun, apakah dengan keadaan tersebut, secara tidak langsung kita telah ´memperhatikan´ nasib bumi kita? Bila dibandingkan dengan keadaan geografis negara bermusim dingin, tanah air kita dengan sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun bersinar dan kehangatan cuaca yang tak perlu membutuhkan extra energi untuk melakukan pemanasan ruangan (yang sudah pasti mumbutuhkan daya yang lebih besar untuk menggerakkan mesin agar mengeluarkan hawa panas.) Serta penggunaan lampu yang menjadi bertambah lebih lama menyala karena matahari hanya bersinar 7 jam perhari.
Ternyata kita melupakan berapa ribu watt energi yang telah tercuri yang mungkin tak bisa dideteksi? Atau keberadaan pendingin ruangan di tanah air ternyata juga mulai bertambah ramai...tak dapat dipungkiri keberadaan ruangan tinggi pada puncak pencakar langit juga memicu dampak lebih panasnya suhu ruangan yang berarti ukuran termometer pendingin udara juga semakin merendah dan bekerja secara terus menerus :(
Solusi yang termudah yang ditawarkan adalah, gunakan lampu hemat energi, matikan lampu jika telah anda gunakan, pilihlah alat elektronik dengan energi minimal yang ´hemat´....
Tidak bergantung pada keberadaan energi memang sangat sulit karena, kita sudah sangat bergantung oleh perangkat elektronik :(
Namun, disaat usia Bumi yang sudah mulai merangkak tua...sedikit usaha anda ini, mungkin dapat memperpanjang karunia maha besar dari Tuhan yang dapat anda turunkan pada anak cucu kita kelak....
Rettet unsere Erde...Selamatkan bumi kita!
#source:Bild
0 Comments:
Post a Comment
<< Home